Uncategorized
Mau Berangkat Haji 2026? Perhatikan 6 Rukun Ini
MS_W 12 Januari 2026 | 1 Views
MS_W

Dapat melaksanakan ibadah haji merupakan suatu keistimewaan yang luar biasa untuk menyempurnakan ibadah. Sebelum menunaikan haji perlu banyak persiapan agar ibadahnya sempur. Calon jemaah yang mau berangkat haji 2026? perhatikan 6 rukun ini.

Calon Jemaah Wajib Perhatikan 6 Rukun Haji

Sebelum terbang ke tanah suci, ada hal penting yang wajib dipahami calon jemaah, yaitu rukun haji.

Rukun haji merupakan serangkaian ibadah yang wajib dilaksanakan secara berurutan bagi jemaah haji di tanah suci.

Sebagai keharusan yang menentukan sah atau tidaknya ibadah haji, rukun haji tidak dapat diganti sekalipun melalui pembayaran denda.

Apa Saja 6 Rukun Haji

1. Ihram

Rukun yang pertama adalah dengan mengenakan kain ihram. Nah kain ihram yang warnanya putih itu memiliki makna kesucian dan kebersihan. 

Baca Juga : Hikmah Sa'i Dalam Haji dan Umrah

Pakaian ihram yang dipakai jemaah laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan, jemaah laki-laki mengenakan dua kain putih yang tidak dijahit. Salah satunya dililitkan di pinggang hingga ke bawah lutut dan yang lainnya disampirkan di bahu sebelah kiri.

Sedangkan untuk jemaah perempuan bisa mengenakan pakaian putih menutupi aurat dengan bagian wajah dan tangan yang terbuka.

Ketika memakai ihram, ada niat yang perlu dilafalkan oleh jemaah haji: 

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala.

”Artinya: “Saya berniat haji dengan berihram karena Allah ta’ala.”

Jemaah Dilarangan Melakukan Hal Ini

Setelah berniat, ada hal-hal yang dilarang dilakukan oleh jemaah haji, seperti:Memotong kuku, Memangkas rambut, Memakai wewangian, Menutup wajah bagi perempuan, Menutup kepala bagi laki-laki, Membunuh hewan, Melaksanakan akad nikah, dan Melakukan hubungan seksual.

2. Wukuf

Wukuf bisa dikatakan sebagai puncak ibadah haji. Wukuf sendiri merupakan ritual berdiam diri di Padang Arafah yang dilakukan pada tanggal 9 hingga 10 Dzulhijjah. 

Tujuan wukuf sendiri adalah untuk memohon ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat.jemaah dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan membaca doa pada saat tergelincirnya matahari saat zuhur tanggal 9 Dzulhijjah hingga terbitnya fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah. 

3. Tawaf

Setelah melaksanakan wukuf, ada hal yang wajib dilakukan oleh jemaah yaitu tawaf. Tawaf adalah ibadah yang dilakukan dengan berkeliling ka’bah sebanyak tujuh kali sembari membaca doa.

Tawaf sendiri dimulai dan diakhiri dengan jalan kaki sejajar dengan Hajar Aswad dengan posisi Ka’bah harus selalu berada di sebelah kiri jemaah.

Jemaah haji tidak diperbolehkan untuk makan. Akan tetapi tetap diperbolehkan untuk minum guna menghindari dehidrasi karena desak-desakan.Tawaf sendiri hanya boleh dilakukan oleh jemaah yang dalam keadaan suci, terhindar dari hadas kecil maupun hadas besar.

4. Sai

Setelah melaksanakan wukuf, rukun haji selanjutnya adalah dengan melakukan Sai. sai sendiri adalah ibadah yang dilakukan dengan jalan-jalan kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan.Ibadah Sai hukumnya sunnah bagi jemaah yang suci dari hadas kecil dan besar, dan tetap sah bagi jemaah yang sedang dalam keadaan tidak suci.

5. Tahallul

Selesai melaksanakan sai, rukun haji selanjutnya yang perlu dilakukan adalah tahalul atau memotong rambut. Dianjurkan bagi jemaah laki-laki rambut dicukur hingga gundul atau sekurang-kurangnya rambut dipotong di sebelah kanan, kiri, dan tengah.

Sedangkan untuk perempuan, tahalul dilakukan dengan memotong sekurang-kurangnya tiga helai rambut berukuran sepanjang jari.

6. Tertib

Rukun haji yang terakhir adalah dilaksanakan secara tertib. Rukun haji harus dilakukan secara berurutan.Jika ada yang dilewatkan atau tidak secara urut maka haji dianggap tidak sah.

Bagi jemaah yang akan melaksanakan haji, jangan sampai salah ya terkait rukun haji. Supaya haji bisa berjalan dengan lancar.

Leave Reply
Comment
Sort By
User Avatar
Sedang Trending

Recommended Other Packages

Related Post