

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menambahkan dua titik keberangkatan baru. Kemenhaj tetapkan Banten dan Yogyakarta jadi embarkasi haji 2026. Penetapan dua provinsi ini sebagai upaya layanan bagi jemaah haji Indonesia.
Kementerian Haji dan Umrah menetapkan Provinsi Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai embarkasi baru pada musim haji tahun depan. Kebijakan ini dilakukan untuk memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan untuk embarkasi Yogyakarta, Kemenhaj akan menerapkan skema berbeda dengan memanfaatkan hotel sebagai asrama haji sementara. Hotel tersebut akan digunakan untuk seluruh tahapan persiapan jemaah, baik saat keberangkatan maupun kepulangan.
Selain membuka embarkasi baru, Kemenhaj juga melakukan evaluasi terhadap asrama haji yang telah beroperasi di berbagai daerah.
Sejumlah asrama yang dinilai kurang layak akan segera diperbaiki agar siap digunakan sebelum masa pemberangkatan jemaah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar pelayanan tetap terpenuhi di seluruh embarkasi yang digunakan pada Haji 2026.
Selain embarkasi Pemerintah juga telah memastikan dua syarikah yang akan melayani jemaah haji Indonesia, termasuk kesiapan lokasi utama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Untuk layanan pendukung, transportasi dan konsumsi jemaah di Arab Saudi disebut telah mencapai 100 persen.
Sementara itu, akomodasi di Madinah telah terealisasi sekitar 93 persen, sedangkan akomodasi di Makkah masih dalam tahap finalisasi.
Dari sisi pembiayaan, proses pelunasan biaya haji juga mencatat capaian tinggi. Hingga penutupan sementara, tingkat pelunasan jemaah haji reguler mencapai 95,42 persen, sementara jemaah haji khusus sekitar 96 persen.
Pemerintah menyatakan optimistis seluruh kuota haji 2026 dapat terpenuhi dalam waktu dekat.
Jemaah haji mulai masuk asrama haji pada tanggal 21 April 2026.Jemaah haji gelombang I berangkat dari Tanah Air ke Madinah mulai tanggal 22 April 2026, disusul dengan gelombang II yang berangkat dari Tanah ke Air ke Makkah mulai 7 Mei 2026.
Related Post